Motivasi

5 Hal Yang Akan Membuatmu Lebih Baik Ketika Ditolak Kerja

kesalahan-pada-surat-lamaran-kerja

Terlalu lama sendiri saja tidak enak, apalagi lama menganggur. Buat kamu para fresh graduate ataupun angkatan dua ribu tua yang pernah atau sering merasakan ditolak mertua kerja, pastinya ada perasaan dongkol dan ada pahit-pahitnya gitu.

Keep calm. Kamu tidak sendirian guys. Di luar sana pun ada yang punya nasib serupa. Bahkan kamu dan mereka pun kadang dibuat bingung, di mana letak salahnya sampai-sampai ditolak kerja berkali-kali.

Kalau sudah begini, semuanya bakal membawa perasaan. Perasaan nilai kuliah gue gak jelek-jelek amat. Perasaan sudah tampil ganteng maksimal di hadapan interviewer.  Perasaan gue lulusan kampus ternama. Perasaan gue punya orang dalam di perusahaan. Dan perasaan kamu pada si dia yang tak terbalas. #oopss

Hidup kadang tak selalu indah. Dan apa yang kita inginkan tak selalu jadi nyata. Itulah hidup. Mengajarkan kita tentang perjuangan, bukan semata pemenangan.

Untuk kamu yang saat ini sering merasakan ditolak kerja berkali-kali, simak dulu 5 hal berikut yang bisa membuatmu jauh lebih baik.

 

Pertama, sudah saatnya kamu instrospeksi diri

Setidaknya cobalah untuk mencari tahu apa yang kurang dan harus kamu improve. Mungkin kamu kurang perisapan saat menghadapi tes dan interview. Entah itu kurang riset perusahaan, datang terlambat dari jam yang ditentukan, semalam habis begadang, atau kurang memperhatikan penampilan.

Tidak ada salahnya bertanya pada teman yang sudah berpengalaman, untuk diminta ilmunya. Atau kamu bisa juga memanfaatkan google dan youtube untuk mencari referensi mengenai cara wawancara kerja yang benar.

 

Kedua, selama kamu punya tekad yang kuat, menyerah bukanlah pilihan

Ketika kamu berpikir untuk menyerah, ingat kembali wajah orang-orang tersayangmu. Mereka pasti sedih ketika kamu menyerah, sebab mereka tidak pernah mengajarkan kamu cara untuk menyerah.

Kalau kata orang, kerja itu soal cocok-cocokkan. Kalau kita tidak terpilih, bukan berarti bodoh. Tapi lebih karena karakter kita tidak cocok dengan posisi yang ditawarkan. Percayalah, setiap orang punya kelebihan dan keunikan tersendiri. Tugas kita menemukan dan mengasahnya.

 

Baca juga Kuliah Buat Apa, Kalau Gak Jamin Sukses?

 

Ketiga, berpikir positif akan menghaliskan perasaan yang tenang

Mungkin ketika berkali-kali ditolak kerja, kamu akan berpikiran negatif perihal nasib. Sebisa mungkin jauhi pikiran buruk tadi. Dibanding berpikir nasib kamu jelek, tidak cocok kerja di air, atau kamu bukan lulusan kampus ternama. Berpikir positif akan membuatmu jauh lebih baik.

Ketika ditolak kerja berkali-kali, berpikirlah positif semisal:

  • Karakter kamu tidak cocok dengan posisi yang ditawarkan
  • Skill kamu terlalu bagus sehingga bisa membahayakan orang lama di perusahaan
  • Portofolio kamu terlalu bagus, tapi perusahaan tidak bisa menggaji kamu secara mahal
  • Kamu lebih cocok jadi pengusaha, dibanding karyawan

 

Keempat, tidak ada salahnya mencoba jadi pengusaha 

Mungkin ini waktu yang tepat untuk memulai usaha. Tak perlu merasa gengsi jika usahamu masih dalam sekala kecil. Toh, semuanya butuh proses bukan protes. Sambil menunggu panggilan kerja, kamu bisa mencoba jadi reseller atau dropshipper. Selain waktu yang dimiliki tidak terbuang sia-sia, kamu juga dapat uang buat menyambung hidup.

 

Kelima, menulislah, mungkin kisah kegagalan kamu cocok untuk dibukukan

Zaman now, banyak banget media buat menulis. Mulai dari blog gratisan sampai media sosial. Siapa tahu tulisanmu menarik dan dilirik editor. Lumayan kan, sambil menunggu panggilan kerja, kamu sudah punya buku untuk ditambahkan di portofolio diri.

Buat kamu yang masih bingung gimana caranya menulis, darimana mulainya, dan belum merasa pede untuk menulis. Pas banget, Nulisyuk Batch 7 lagi buka kelas pendaftaran. Disana kamu akan bertemu teman-teman yang punya hobi sama, juga belajar menulis dengan cara mudah dan menyenangkan.

 

Itulah 5 hal yang bisa membuat kamu jadi lebih baik, ketika ditolak kerja. Jangan minder dan menyerah ya. Karena tidak ada orang yang kalah, yang ada hanyalah mereka yang berhenti terlalu cepat. Penolakan bukan akhir segalanya. Selama ikhtiar dibarengi do’a, hasil terbaik akan kamu peroleh.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: