Motivasi

Inilah 5 Penyebab Fresh Graduate Sulit Mendapatkan Pekerjaan

 

1_17_13-jobless-unemployment1

Lulus dengan predikat cumlaude, juga alumni kampus ternama, ternyata tidak selalu jadi jaminan bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah. Buat kamu yang baru lulus kuliah, jangan kira persoalan hidup berakhir sampai disana. Justru sekaranglah pertarungan sesungguhnya.

Bagi fresh graduate, akan melakukan segala cara untuk bisa diterima perusahaan. Tapi, jika saat ini kamu merasakan kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan. Simak dulu 5 penyebab fresh graduate sulit mendapatkan pekerjaan. Siapa tahu bisa jadi bahan pelajaran dan langkah antisipasi jika menemui kesulitan tadi.

 

Pertama, kurangnya pengalaman yang dimiliki. 

Mungkin selama ini banyak para mahasiswa/i beranggapan kuliah hanyalah sekedar mengisi absen dan memperhatikan dosen ketika memberikan materi perkuliahan. Padahal justru masa kuliah bisa dijadikan sebagai masa eksplorasi diri.

Sekedar mengikuti berbagai kegiatan kampus, jadi volunteer, aktif di organisasi kampus, sampai magang ketika libur panjang perkuliahan, bisa menambah portofolio diri. Kelak, disaat fresh graduate lain kesulitan mendapatkan pekerjaan karena minim pengalaman, setidaknya kita sudah punya bekal pengalaman tadi.

 

Kedua, tidak punya network

Memiliki network yang luas, sangat berpeluang besar dalam mendapatkan pekerjaan. Perlu diketahui, kesempatan untuk mendapatkan posisi penting diperusahaan seringkali hadir karena networking.

Masih ada waktu untuk memperluas pergaulan kamu demi bisa menambah network.

 

Ketiga, terlalu pemilih dalam urusan pekerjaan

Terlalu selektif dan banyak pertimbangan dalam memilih pekerjaan, bisa jadi penyebab kenapa kamu masih belum mendapatkan pekerjaan.

Jangan sampai lokasi kantor yang jauh dari rumah, gaji kecil, perusahaan masih skala kecil, beserta alasan lain, menambah jam nganggur kamu.

 

Keempat, kualifikasi tidak dibutuhkan perusahaan

Kamu boleh saja bangga dengan nilai yang dimiliki, tapi kalau sampai melamar pekerjaan pada perusahaan yang tidak membutuhkan kualifikasi kamu, apa hendak dikata.

Semisal kamu lulusan kesehatan, melamar untuk posisi bagian keuangan. Niscaya lamaran kamu akan berakhir di tempat sampah. Jangan coba-coba asal kirim lamaran tanpa mempedulikan posisi yang ditawarkan. Dan jangan salahkan perusahaan jika kamu tidak mendapat panggilan interview, jika melakukan hal tadi.

 

Kelima, nilai yang jauh dari harapan

Ingin hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai. Memang tidak selamanya punya nilai di bawah rata-rata berpeluang kecil mendapatkan pekerjaan. Tapi punya nilai tinggi akan menjadi nilai plus ketika kita melamar pekerjaan. Setidaknya itu bisa jadi alasan perusahaan dalam merekrut kamu.

 

Memang, mendapatkan pekerjaan di zaman now tidaklah mudah. Tapi bukan berarti tidak mungkin. Selama kamu yakin pada kemampuan diri dan bisa mempertanggung jawabkan semua hasil pembelajaran, segala prosesnya akan dilalui dengan mudah. Percayalah.

Sebab usaha, tidak pernah mengkhianati hasil. Tetap semangat dan terus bermetamorproses

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: